MEDIA DAN SUMBER PEMBELAJARAN



A. pengertian media dan sumber belajar 
     

  Kata media berasal dari bahasa Latin dan merupakan bentuk jamak dari kata medium yang secara harfiah berarti ‘perantara atau pengantar’. Media adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim ke penerima pesan (Sadiman dkk., 1990:6; Arsyad,2005:3). Asosiasi Teknologi dan komunikasi Pendidikan (Assosiation of Education and Communication Technology/AECT) di Amerika memberikan batasan media sebagai segala bentuk dan saluran yang digunakan orang untuk menyalurkan pesan atau informasi. 
   Gagne menyatakan bahwa media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsangnya untuk belajar. Briggs berpendapat bahwa media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar.
  Batasan media yang agak berbeda berasal dari Asosiasi Pendidikan Nasional (National Education Association/NEA). NEA menyatakan bahwa media merupakan bentuk-bentuk komunikasi, baik tercetak maupun audiovisual serta peralatannya. Dengan demikian, buku, tape recorder, kaset, video, camera, video recorder, film, slide (gambar bingkai), foto, gambar, grafik, televisi, dan komputer termasuk media. Berbagai batasan tersebut menyiratkan hal yang sama, yakni media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat serta perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi.

  Adapun manfaat media pembelajaran di dalam proses belajar mengajar adalah sebagai berikut:
  1. Media pembelajaran dapat memperjelas penyajian pesan dan informasi dalam hal ini media digunakan guru sebagai variasi penjelasan verbal mengenai bahan pembelajaran sehingga dapat memperlancar dan meningkatkan proses dan hasil belajar.
B.JENIS MEDIA
Media pembelajaran dapat meningkatkan dan mengarahkan perhatian anak sehingga dapat menimbulkan motivasi belajar, interaksi yang lebih langsung antara siswa dan lingkungannya, dan kemungkinan siswa untuk belajar sendiri-sendiri sesuai dengan kemampuan dan minatnya.
  1. Media pembelajaran dapat mengatasi keterbatasan indera, ruang, dan waktu.
  2. Media pembelajaran dapat memberikan kesamaan pengalaman kepada siswa tentang peristiwa-peristiwa di lingkungan mereka, serta memungkinkan terjadinya interaksi langsung dengan guru, masyarakat, dan lingkungannya misalnya melalui karyawisata, kunjungan-kunjungan ke museum atau kebun binatang.
  3. Alat untuk mengangkat atau menimbulkan persoalan untuk dikaji lebih lanjut dan dipecahkan oleh para siswa dalam proses belajarnya.

    dalam waktu yang berbeda atau menggambarkan berbagai objek yang berbeda tentang sesuatu yang sama. Grafik lingkaran digunakan untuk menggambarkan bagian-bagian dari suatu keseluruhan serta perbandingan bagian-bagian tersebut. Penggambaran bagian tersebut dilakukan dengan pecahan atau persentase. Grafik gambar menggunakan simbol-simbol gambar untuk menggambarkan data kuantitatif sehingga mudah dibaca.Kartun merupakan suatu gambar interpretatif yang menggunakan simbol-simbol untuk menyampaikan suatu pesan secara cepat dan ringkas atau suatu sikap terhadap orang, situasi, atau kejadian-kejadian tertentu. Kartun biasanya hanya menangkap esensi pesan yang harus disampaikan dan menuangkannya ke dalam gambar sederhana, tanpa detil dengan menggunakan simbol-simbol serta karakter yang mudah dikenal dan dimengerti dengan cepat. 
    Poster tidak hanya penting untuk menyampaikan kesan-kesan tertentu, tetapi juga poster mampu untuk mempengaruhi dan memotivasi tingkah laku orang yang melihatnya. Poster dapat dibuat di atas kertas, kain, batang kayu, seng, dan semacamnya. Poster yang baik hendaklah sederhana, menyajikan satu ide dan untuk mencapai satu tujuan pokok, berwarna, slogannya ringkas dan jitu, tulisannya jelas, dan motif dan desain bervariasi. Peta dan globe berfungsi untuk menyajikan data-data lokasi. Secara khusus keduanya memberikan informasi tentang keadaan permukaan bumi, daratan, sungai, gunung, dan bentuk-bentuk daratan dan perairan lainnya; tempat-tempat serta arah dan jarak dengan tempat yang lain; data-data budaya dan kemasyarakatan; data-data ekonomi.
    Papan flanel adalah media grafis yang efektif untuk menyajikan pesan-pesan tertentu kepada sasaran tertentu pula. Papan berlapis kain flanel ini dapat dilipat sehingga praktis. Gambar yang disajikan dapat dipasang dan dilepas dengan mudah sehingga dapat dipakai berkali-kali. Karena penyajiannya seketika, penggunaan papan flanel dapat menarik perhatian siswa dan sajian lebih efisien.Papan buletin tidak dilapisi flanel, tetapi langsung ditempel gambar atau tulisan. Media ini berfungsi untuk menerangkan sesuatu atau memberitahukan kejadian dlam waktu tertentu. Berbagai media grafis yang telah diterangkan (gambar, poster, sketsa, diagram, dan bagan) dapat dipakai sebagai bahan pembuatan papan buletin.

C. KRITERIA PEMILIHAN MEDIA SUMBER BELAJAR
    Kriteria yang paling utama dalam pemilihan media adalah bahwa media adalah harus dengan tujuan pembelajaran atau kompetensi yang ingin dicapai. Misalnya bila tujuan atau kompetensi siswa bersifat menghafalkan kata-kata tentunya media audio yang tepat untuk digunakan. Jika tujuan atau kompetensi yang dicapai bersifat memahami isi bacaan maka media cetak yang lebih tepat digunakan. Kalau tujuan pembelajaran bersifat motorik (gerak dan aktivitas), maka media film dan video bisa digunakan. Dalam memilih media dan sumber belajar, terdapat beberapa kriteria yang perlu dipertimbangkan agar dapat memenuhi kebutuhan dan tujuan pembelajaran yang diinginkan, yaitu:

  1. Relevansi - Media pembelajaran dan sumber  belajar harus relevan dengan tujuan pembelajaran dan materi yang akan diajarkan. Hal ini akan memudahkan peserta didik dalam memahami dan mengaplikasikan materi pembelajaran.
  2.  Kredibilitas - Sumber belajar harus memiliki kredibilitas atau kepercayaan yang tinggi, sehingga peserta didik dapat mempercayai dan mengandalkan informasi yang diberikan.
  3. Validitas - Sumber belajar harus memiliki validitas atau keabsahan terkait dengan informasi yang diberikan.
  4. Keberagaman - Media pembelajaran dan sumber belajar harus memiliki keberagaman untuk memenuhi kebutuhan peserta didik dengan berbagai gaya belajar yang berbeda-beda.
  5. Mudah diakses - Media pembelajaran dan sumber belajar harus mudah diakses oleh peserta didik, baik secara fisik maupun digital.
  6. Interaktif - Media pembelajaran dan sumber belajar yang interaktif dapat meningkatkan partisipasi dan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran.
  7. Sesuai dengan teknologi - Media pembelajaran dan sumber belajar harus sesuai dengan teknologi yang tersedia, sehingga dapat digunakan dengan mudah dan efektif.
DAFTAR RUJUKAN
Arsyad, A. 1997. Media Pembelajaran. Jakarta: RajaGrafindo Persada
Arsyad, A. (2002). Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Rahadi, A. 2003. Media Pembelajaran. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. 
Ramli, Muhammad. 2012. Media dan Teknologi Pembelajaran. Banjarmasin: IAIN Antasari Press.

Komentar